JANGAN lakukan ini: wawasan team building

JANGAN lakukan ini: wawasan team building

Apa kabar, rekan-rekan mitra? Berkomunikasi dengan orang lain itu sulit. Kebanyakan investor pemula sangat sulit percaya dan tampaknya tidak ingin memahami apa yang Anda tawarkan kepada mereka. Dan satu orang saja perlu diberi tahu tentang hal yang sama sampai berulang kali. Ada kalanya Anda memberikan informasi yang komprehensif dan semua tautan yang diperlukan kepada mereka, tetapi mereka masih berpikir bahwa Anda belum memberikan informasi yang cukup.

Jangan terlalu cepat menyerah. Posisikan diri Anda sebagai investor yang belum berpengalaman, tunjukkan sikap empati. Crowdinvesting merupakan sebuah fenomena baru. Andalah yang sudah mengetahui segala sesuatu tentang keuntungan proyek, sementara pendatang baru belum memiliki alasan untuk memercayai Anda. Ya - Anda harus secara konsisten mengulangi hal yang sama berulang kali. Sampai Anda mendapatkan hasilnya.

Psikolog dan ahli perekrutan secara rutin menyusun rekomendasi bagi mereka yang melibatkan komunikasi aktif dalam pekerjaannya. Kami telah menyertakan yang paling relevan dalam pilihan kami. Coba Anda baca - mungkin ada sesuatu di dalam rekomendasi mereka yang tidak Anda duga, dan itu akan membantu Anda untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat.

• JANGAN menjual! Lebih tepatnya, jual-lah sesuka Anda. Namun, jangan produknya, jual idenya. Anda telah memberi peluang kepada orang-orang yang sebelumnya tidak memiliki peluang, yaitu: untuk menciptakan produksi yang ramah lingkungan, menggunakan komunikasi yang ramah lingkungan, dan mendapatkan penghasilan secara etis. Ingatlah - kita mengubah dunia menjadi lebih baik melalui proyek ini. Bukankah itu alasan Anda bergabung bersama kami? Tim investor dan mitra Anda hanya akan terdiri dari mereka yang dijiwai dengan ide ini. Yang lainnya belum siap untuk mengubah apa pun.

• JANGAN menutup-nutupi. Selalu ada godaan untuk menambahkan emosi dan mengatakan lebih banyak daripada yang seharusnya. Bicaralah dengan bahasa fakta dan hanya dengan apa yang Anda yakini. Ini mungkin tidak terlihat dan terdengar menarik, tetapi ini akan menjadi kata-kata yang dapat Anda pertanggungjawabkan. Terkadang lebih baik mengatakan yang sebenarnya. Dalam jangka panjang, ketulusan akan lebih dihargai, dan ini merupakan nilai tambah bagi reputasi Anda.

• JANGAN memperlakukan penolakan sebagai sebuah kekalahan. Orang tersebut tidak menerima penawaran Anda sekarang - itu berarti mereka memiliki peluang untuk menerimanya di masa depan. Satu orang menolak penawaran untuk bergabung dalam tim Anda - berarti ada calon mitra/investor Anda yang masih menunggu penawaran Anda.

• JANGAN katakan, "Maaf saya mengganggu Anda," "Saya akan menyita waktu Anda," "Masalahnya...," atau kata-kata semacam itu. Anda tidak mengganggu atau menyita waktu. Anda menawarkan sebuah peluang yang unik (lihat poin 1). Untuk apa Anda harus meminta maaf? Lawan bicara Anda akan memutuskan sendiri apakah mereka akan menerima peluang ini atau tidak. Tanggung jawab Anda adalah memberikan informasi yang mereka butuhkan.

• JANGAN mencoba memecahkan masalah yang tidak dapat dipecahkan. Jika Anda belum tahu cara mencapai hasil yang diinginkan, tanyakan bagaimana orang lain mencapainya, misalnya, dari kisah para mitra. Kemungkinan besar, Anda akan melihat bahwa rahasia kesuksesan mereka ialah konsistensi: mereka melakukan banyak upaya untuk mencapai sebuah hasil - dan akhirnya mencapainya tanpa menciptakan solusi baru setiap saat.

Omong-omong, Sang Buddha juga pernah mengatakan hal ini: "Jika Anda punya masalah, cobalah Anda selesaikan. Jika Anda tidak dapat menyelesaikannya, maka jangan mempermasalahkannya."

Ketekunan, konsistensi, dan keyakinan pada tujuan adalah alat yang terbaik. Hasilnya akan sangat berharga, terlepas dari sudah berapa kali Anda mencobanya. Anda tidak bisa membuka peluang baru untuk semua orang sekaligus, tetapi Anda akan membuka peluang bagi mereka yang siap menerimanya. Hal yang terpenting adalah JANGAN menyerah.

BUKA BERITA